Sejarah
Sejarah PKK dimulai dari seminar Home Economics di Bogor tahun 1957 yang melahirkan 10 Segi Kehidupan Keluarga, kemudian di Jawa Tengah tahun 1967, Ibu Isriati Moenadi merintis Gerakan PKK untuk kesejahteraan keluarga, yang diresmikan menjadi gerakan nasional pada tahun 1972 di Jawa Tengah dan di seluruh Indonesia tahun 1974, menjadi Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang fokus pada pemberdayaan wanita dan keluarga untuk pembangunan nasional.
Awal Mula dan Perintisan (1957-1967)
- 1957: Seminar Home Economics di Bogor menghasilkan rumusan 10 Segi Kehidupan Keluarga (10 Segi Pokok PKK).
- 1961: 10 Segi Pokok ini menjadi kurikulum pendidikan kesejahteraan keluarga di sekolah-sekolah.
- 1967: Ibu Isriati Moenadi, Istri Gubernur Jawa Tengah, melihat kondisi memprihatinkan di Dieng, Wonosobo, dan mempelopori pembentukan Tim Penggerak PKK di Jawa Tengah untuk mengimplementasikan 10 Segi Pokok secara intensif.
Pencanangan Nasional (1972-1974)
- 1972: Menteri Dalam Negeri menginstruksikan pembentukan Tim Penggerak PKK di seluruh Indonesia.
- 27 Desember 1972: Gerakan PKK diresmikan di Jawa Tengah dan tanggal ini ditetapkan sebagai "Hari Kesatuan Gerak PKK".
- 1974: PKK secara resmi didirikan di Tasikmalaya oleh Ibu Tien Soeharto sebagai gerakan nasional untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan, dengan struktur hingga tingkat desa/kelurahan.
Perkembangan dan Penyesuaian
- 1999-2000: Menyesuaikan diri dengan otonomi daerah, nama gerakan diubah menjadi Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) melalui Rakernaslub PKK 2000, seperti yang diatur dalam Kepmenagri No. 53 Tahun 2000.
- 2010: Rakernas VII PKK menetapkan tanggal peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK dari 27 Desember menjadi 4 Maret, merujuk pada tanggal terbitnya Surat Keputusan (SK) Mendagri No. 4 tahun 1982 yang menjadi dasar pembentukan Tim Penggerak PKK Pusat.
Dasar Gerakan
PKK adalah gerakan pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah, dikelola oleh, dari, dan untuk masyarakat (khususnya perempuan) untuk menciptakan keluarga sehat, sejahtera, maju, dan mandiri.